L Lawliet - Death Note

Senin, 28 November 2016

Dampak Graffiti

Ada 2 dampak dari graffiti, yaitu positif dan negatif.

Dampak Positif

  • Memeriahkan tembok yang kosong tak terurus
Biasanya ada tembok-tembok bekas bangunan yang tak terpakai dan tak terurus. bagi para pelukis bomber (tembok) itu merupakan hal yang bagus untuk menuangkan inpirasi mereka. maka dari itu tembok-tembok yang kosong menjadi meriah karena karya graffiti
  • Beberapa seniman mengawali karyanya dari graffiti
Dari seni graffiti ini, banyak melahirkan seniman-seniman hebat di belahan dunia ini.

Dampak Negatif

  • Mengotori lingkungan
Beberapa seniman jalanan ada yang tidak bertanggung jawab setelah berkarya di sebuah tembok jalanan. dan ada juga yang bahkan memperburuk tembok tersebut dengan gambar yang tidak senonoh.
  • Buang waktu
Sebenarnya aksi melukis graffiti ini bagus, tetapi apabila tidak bisa mengatur waktu, maka waktu akan terbuang sia-sia.

Cara Membuat Huruf WildStyle

Step 1

Sama seperti step di bubble style, buat terlebih dahulu sketsa huruf nya. lagi-lagi gue ambil huruf S.


Step 2

Berikan garis-garis seperti di gambar. bisa juga di ganti dengan gaya yang lain misalkan melengkung.


Step 3

Bisa diberi tambahan komponen yang lain, misalkan seperti pada gambar


Step 4

Hapus bagian yang memisahkan potongan komponen seperti pada gambar.

Step 5

Hapus sketsa huruf dan bingo, kita dapat font S wildstyle.


Sebenarnya mudah membuat graffiti. hanya saja, mencari inspirasi nya yang cukup sulit.

Cara Untuk Membuat Huruf BubbleStyle

Step 1

Buat lah sketsa huruf yang ingin di buat. gue ambil huruf S.



Step 2


Buatlah motif-motif bubble di sekeliling rusuk huruf seperti gambar.



Step 3

Hapus bagian yang memisahkan jarak antara kita berdua :' (becanda doang). maksud gue bagian yang memisahkan antara bubble yang telah dibuat seperti di gambar


Step 4

Hapus sketsa huruf S dan selesai. kita dapatkan font S bubble style.

Jenis-Jenis Style Graffiti

Ada beberapa jenis style graffiti yang ada di belahan dunia ini sob. jadi ada bermacam-macam style dari graffiti. style nya itu ada :

  • WildStyle
Style ini biasa nya membentuk gaya yang cukup berantakan, tetapi teratur. dan menghasilkan karya yang sangat mengagumkan.




  • Bubble Style
Style jenis bubble ini biasanya berbentuk gelembung/balon dan ini style yang cukup mudah untuk pemula.



  • ThrowUp Style
Style ini sangat sederhana tetapi bisa menjadi sangat bagus jika di beri tambahan dan modifikasi kembali.



  • Roll Up Style
Style ini juga cukup simple dan tidak perlu memikirkan banyak hiasan, tetapi yah bagi gue style ini kurang menarik.



Dan masih banyak lagi style nya, gue hanya bisa memberitahu sedikit karena belum sepenuhnya kenal dengan dunia graffiti.

Sejarah Graffiti

Oke sob, kali ini gue akan membahas yang namanya 'graffiti'.


Sebelum gue mengerti dengan dunia graffiti, gue bertanya-tanya kepada teman-teman gue "Apaan sih graffiti itu? kayak gimana?". mereka bilang graffiti itu tulisan berwarna yang biasanya ada di tembok-tembok jalanan.
Memang graffiti itu sebuah tulisan-tulisan yang biasanya ada di tembok pinggir jalan, tapi kali ini gue akan ulas lebih lengkap.

Graffiti itu ialah coretan-coretan pada dinding yang menggunakan warna, garis, dan bentuk untuk menuliskan kata, simbol, atau kalimat tertentu.

Alat yang digunakan untuk membuat graffiti pada masa kini biasanya cat semprot kaleng. Sebelum cat semprot ini ada, grafiti umumnya dibuat dengan sapuan cat menggunakan kuas atau kapur.

Kebiasaan melukis di dinding dimulai dari manusia primitif sebagai sebuah cara untuk mengkomunikasikan perburuan. kebiasaan ini dimulai pada zaman mesir kuno.


Jadi intinya... Graffiti sudah ada sejak dahulu kala sob.

source : Wikipedia